Tamu
Pemikiran itu sejenak lalu lalang menghampiri pintu
Pintu terbuka seolah menerima tamu
Tamu perempuan yang berniat menggoda lelaki perjaka
Masuk lewat celah yang tak diduga
Ia berbisik pelan kepada seorang yang berpegang teguh pada ayat kesucian
yang sedang terbelenggu dalam tahanan ranjang
“Hasrat nafsumu butuh hiburan, boleh ku buka bajumu perlahan sayang? Mari aku puaskan”
Ayat-ayat pondasi retak, terhimpit dan sesak.
Celana bergesper dilucuti
Didalamnya bersemayam benih-benih kesucian abadi
“Nafsumu terlalu membara buat perjaka sepertiku. Aku
berpesan tolong, puaskan dan layani aku. Buka perlahan dan buang kesombonganku,
lucuti keangkuhanku, namun tolong jaga benih kesucianku.”
Kediri, 15-9-2021
2 Komentar
18+
BalasHapusTerima kasihhh
Hapus