Part 3
Sepertinya, kegaiatan kuliah sebentar lagi mulai.
Artinya gua skripsi, eh, semester 4. Hal ini ditandai dengan adanya suara ayam
jago di pagi hari, maksudnya pengumunan pembayaran UKT. Hal ini kadang menjadi
bayang ketakutan dimana nominal UKT yang dapat menguras persediaan uang
mahasiswa bagi yang bekerja sendiri dan membuat kering kantong uang orang tua
bagi yang dibiayai.
Tentu ada teman gua yang juga kebingungan untuk
membayar UKT sampe sampe mau pinjam uang ke gua. Yaudah, karena baik hati, gua
antar ke pagadaian aja, siapa tau ia mau menggadaikan ginjalnya selama satu
semester kedepan.
Karena pembayaran UKT yang bagi sebagian mahasiswa
tinggi namun juga merasa bahwa uang itu tidak sesuai dengan fasilitas yang di
dapat. Maka, sebagian mahasiswa pun demo untuk menuntut kampus agar
dipertimbangkan lagi apa yang harus di pertimbangkan.
Setelah waktu pembayaran ukt selesai, jarak beberapa
hari muncul pengumuman untuk pemrograman KRS. KRS adalah kartu rencana studi
yang berisi mata kuliah yang harus kita tempuh selama satu semester kedepan. Pengambilan
KRS ini membutuhkan usaha yang cukup tinggi layaknya kita membuat rumah eskimo.
Kita harus sedia standby sebelum jam 12.00.01. Karena nantinya kita akan
berebut mengambil jatah kelas dengan mahasiswa lainya. Jika telat, resikonya
adalah tidak mendapat kelas/jam yang kita inginkan atau lebih buruknya kita
kehabisan kelas.
Gua dan teman teman berencana mengambil kelas yang
sama dan sudah mempertimbangkan kelas dan jam mana saja yang akan kita ambil.
Gua sengaja tidur awal pukul 20.00 dan membuat alarm tepat pada jam 23.30 untuk
persiapan KRS. Alhamdulillah gua bangun pukul 6 pagi. Karena mereka teman yang
baik juga, ternyata mereka juga ketiduran. Jadi rencana yang kami rencanakan
tadi malam gagal total. Tapi alhamdulillah kami masih kebagian kelas untuk satu
semester kedepan. Aman lah.
.png)
0 Komentar