LAKUKAN HAL INI, AGAR TIDAK SALAH LAGI KETIKA POTONG RAMBUT!

Ilustrasi. Sumber: Brilio.net

 

Siapa sih yang tidak pernah salah potong rambut? Semua kaum laki laki bahkan perempuan pun sepertinya pernah merasakan hal yang cukup menyayat hati ini. Bagaimana tidak? Bagi kaum pria, rambut adalah mahkota yang harus selalu terjaga kerapian serta modelnya. Bisa kita bayangkan bagaimana rasanya seorang pria ketika ingin mencukur rambut ke barbershop dengan keinginan memperbaiki rambut agar ganteng malah pulang pulang rambutnya trepes kayak pukon. Nangis nggak tuh?

Ya, hal ini umum di alami oleh setiap orang. Namun, kesalahan potong rambut bukan murni kesalahan abang tukang cukurnya karena tentu tukang cukur akan memotong dan merapikan rambut sesuai dengan persetujuan custemernya dulu. Jangan jangan malah kita sendiri yang gagap dan tidak tahu menahu ketika ingin potong rambut. Jangan khawatir, kita bisa melalukan hal hal dibawah ini agar mengurangi resiko salah potong rambut ketika di Barbershop maupun di potong rambut biasa.

1. Hindari bilang “rapihin saja bang”

Pertama kita datang pasti disuguhi pertanyaan “mau potong apa mas?” Nah, kita harus menjadi custemer yang bijak dan berani. Lu harus tahu kira kira nanti mau potong seperti apa, rambut lu ingin di model kayak apa, dan sebagainya. Yang menjadi jawaban pamungkas dan andalan semua orang ketika tidak tahu ingin potong seperti apa ya dengan menjawab “rapihin saja bang” Ya, jangan salahkan abang cukurnya kalau nanti jadinya tidak sesuai keinginan awal kita.

Harus diakui dan jujur saja memang sulit menentukan model rambut yang sesuai bentuk muka. Bagi yang mempunyai wajah ganteng tentu potong rambut dengan model apapun akan terlihat sesuai. Beda cerita jika seperti saya yang punya muka kayak biji kenari, agak sulit menemukan model potongan rambut yang cocok. Salah cukur model rambut, pulang malah kayak tutup panci.

Eittss, Tapi jangan khawatir, terkadang tukang cukur barbershop sudah paham kok, mereka akan dengan sabar memberikan saran tentang potongan rambut dan akan merapikan rambut sesuai dengan bentuk wajah kita. Terkadang ya.  

2. Bilang model rambut yang diinginkan secara detail

Bilang secara detail bagaimana keinginan model potongan kita kepada tukang cukurnya. Jika tidak tahu, tinggal lihatkan saja gambar potongan rambutnya. Selain itu, kita juga bisa bilang dengan detail seperti contohnya samping dan belakang di tipiskan dan yang tengah di potong saja ujung ujungnya. Jadi sebisa mungkin kita membuat paham tukang cukurnya akan keinginan model rambut kita. Jika kita bilang “rapihin saja bang” ini kan umum sekali. Model plontos juga rapi bagi sebagian orang. 

Bagi yang masih bingung dengan model rambut yang cocok, bisa mencoba menganalisis bentuk muka sendiri. Coba ngaca (jangan kaget ketika melihat wajah sendiri) dan lihat dengan seksama kira kira nantinya potongan seperti apa yang cocok. Akan lebih bagus jika tanyakan langsung kepada abang abang barbershop.

3. Jangan malu untuk ngomong

Ini nih penyakit yang sulit hilang. Terkadang kita sendiri malu untuk berbicara dengan abang tukang cukurnya. Karena malu, kita diam saja dan mengiyakan apa yang ditanyakan oleh tukang cukurnya.

“Mas, mau ditipisin segini ya?”

“Iya bang gpp”

“Rambut atasnya di samain juga? Di rapihin?”

“Heeh bang”

(dalam hati ingin berontak teriak, JANGAN DI POTONGGG!!!)

Ya, ini sering kali kita alami. Tapi mau bagaimana lagi? Lawong sudah kejadian. Kita harus berani dan jangan malu untuk bicara seperti

“Jangan pendek pendek bang”

“Atasnya biarin panjang saja bang, samping saja di tipisin”

Nah, sekarang cobalah untuk tidak malu untuk mengungkapkan cinta eh keinginan potongan rambut kita kepada tukang cukurnya. Lebih baik malu sesaat daripada malu berminggu minggu karena salah cukuran?

4. Tahu Diri

Dari sekian banyak saran atau rekomendasi, ini yang saya rasa paling penting. Lu setidaknya harus tahu diri dengan bentuk wajah. Jangan hanya karena sekarang lagi ramai ramainya potongan mullet, lu yang punya wajah bulat ikut ikutan potong mullet. Bukan jadi Jefri Nichol malah jadi baby di film ice age.

Selain bentuk wajah, karakteristik rambut lu juga harus tahu dan paham. Model potongan untuk rambut lurus dan lemir tentunya akan sulit di paksakan pada rambut yang seperti serabut kelapa. Maka dari itu penting bagi kita untuk tahu diri. Tahu diri juga akan menghindarkan diri kita dari sifat kepedean. Percayalah, terkadang terlalu pede itu tidak baik. Bisa saja kita ketika ngaca merasa tampang rupawan, dan ketika dilihat orang lain jadi......

Tidak ada salahnya mencoba berbagai macam potongan rambut. Akan tetapi yang harus di ingat adalah cocok tidaknya dengan bentuk wajah kita. Ingatlah, suatu hal yang dipaksakan itu tidak baik.

Hal hal diatas ini merupakan saran saran yang sekiranya dapat mengurangi risiko salah model cukuran rambut di Barbershop. Ini juga berguna jika kalian ingin potong di tukang cukur biasa. Biasanya memang, barbershop model potonganya teliti dan rapi jadi butuh informasi yang lengkap juga dari custemer agar bisa memotong rambut yang benar benar sesuai keinginan custemer. Jangan khawatir, abang tukang cukurnya akan memberikan saran saran jika rambut kalian rusak dan nantinya harus dirawat seperti apa.

Semoga hal hal ini bermanfaat dan kita dihindarkan dari ganteng jarak 2 minggu setelah potong.

 

“Mas, mau potong model apa?”

“Rapihin saja bang!”

(TIDAKKK)

Posting Komentar

0 Komentar