Review Buku Seni Berdamai Dengan Diri Sendiri

Halo guys, ada nggak nih yang lagi ada gejolak dalam dirinya? Gejolak perasaan, gejolak masalalu, sering mengejar dan terbelunggu oleh ekspetasi orang lain yang ditunjukan kepada kita, dll. Hufff, 

Memang terkadang kehidupan datang tidak sesuai dengan yang kita harapkan bahkan ada yang berakhir dengan sebuah kekecewaan, perasaan gagal, pengalaman pengalaman menyakitkan, dan kita sulit untuk menerima itu semua. Terdapat sebuah buku yang hadir untuk memahami dan menjawab itu semua yakni buku Seni Berdamai Dengan Diri Sendiri.

Buku ini berisi tentang bagaimana kita bisa berdamai dengan diri sendiri. Terdiri dari 10 bab tentang bagaimana memaafkan dan berdamai dengan diri sendiri. Berawal dengan sebuah quotes dari seorang tokoh dan diteruskan dengan kisah kisah dari seseorang yang mengalami sebuah pengalaman dan kisah yang tidak mengenakan bahkan menyayat hati. Namun, orang-orang tersebut bisa berdamai dengan diri sendiri dan memaafkan masa lalunya. 

Kisah itu dijadikan contoh bahwa orang orang yang mengalami keterpurukan dan masa lalu yang menyakitkan dapat bangkit dan menerima masa lalunya. Lalu, dilanjut dengan penjelasan tentang bagaimana kita berdamai dengan masalah yang sedang dihadapi seperti yang terjadi dalam cerita.

Berdamai dengan diri sendiri berarti menerima diri sendiri apa adanya dengan cinta yang tulus dan penerimaan tanpa pamrih. Menerima segala kelemahan dan kekurangan serta mencintai diri sendiri apa adanya merupakan langkah utama bagi kita dalam berdamai dengan diri sendiri. Dengan mencintai diri sendiri kita juga jadi peduli terhadap seluk beluk diri sendiri dan menjaganya agar tetap sehat dan kuat.

Berdamai dengan diri sendiri tidak bisa dipisahkan dengan adanya masa lalu serta kekecewaan yang selalu menghantui kita. Dalam buku ini, masa lalu bukan kita hilangkan dan lupakan, namun masa lalu harus diterima sebagai bagian dari kehidupan kita dan menjadikanya sebuah pelajaran. 

Kita harus berani menghadapinya dengan tegar. Besar masalah hanyalah satu persen dari kehidupan kita dan sisanya 99 persen adalah cara kita dalam mengatasinya.     

Diakhir setiap bab, kita di beri tips tips menarik terkait pembahasan yang ada dalam bab tersebut dan di bab terakhir kita bisa membaca quotes tokoh tokoh yang dapat membangun semangat kita.

Ketika membaca buku ini sebetulnya aku sudah berekspetasi tinggi untuk mendapatkan sesuatu hal yang baru bagiku, yang betul-betul menjadikan itu sebagai penyegar hati dan penenang diri. Tapi aku seperti kurang menemukan aja sih ya karena dalam buku ini lebih menjabarkan bagaimana kita harus memaafkan dan menerima diri dengan apa adanya. 

Jadi ketika aku membaca kayak menjadi bosan aja. Mungkin karena aku yang kurang memahami dan menghayati. Tapi buku ini cukup menarik karena banyak disajikan quotes quotes membangun dari tokoh tokoh hebat. 

Mungkin aku rekomendasikan buku ini buat teman teman yang lagi punya masalah mendalam dan ingin bangkit dari masa lalu. Ada sebuah quotes menarik yang terpampang di cover depan buku dan quotes ini mengakhiri review buku kali ini. Semoga teman teman semua bisa menjadi seseorang yang dapat berdamai dengan diri sendiri. Mari mencintai dan menyayangi diri kita sendiri.

Apa yang ada di belakang dan di hadapan anda adalah hal hal kecil dibanding apa yang ada di dalam diri anda – Ralp Waldo Emerson

Salam Literasi

 

Judul Buku : Seni Berdamai Dengan Diri Sendiri

Penulis : Claudia Sabrina

Penerbit : Bright Publisher

Tahun Terbit : Cetakan II, 2021

Tebal Buku : viii + 132 hlm

Harga Buku : Rp. 49.000

Reviewer : Mohammad Akib

Posting Komentar

0 Komentar